Gw ambil dari eramuslim.com, boeat nambah wawasan adja....
1. Khilafah RasdjidahKhilafah Rasidah berdiri tepat di hari wafatndja Rasoeloelllah SAW. Terdiri dari 4 orang ataoe 5 orang shahabat nabi djang mendjadi khalifah setjara bergantian. Mereka adalah:
* Aboe Bakar ash-Shiddiq ra (tahoen 11-13 H/632-634 M)
* 'OEmar bin Khaththab ra (tahoen 13-23 H/634-644 M)
* 'OEtsman bin 'Affan ra (tahoen 23-35 H/644-656 M)
* 'Ali bin Abi Thalib ra (tahoen 35-40 H/656-661 M) dan
* Al-Hasan bin 'Ali ra (tahoen 40 H/661 M)
Masa berlakoendja selama koerang lebih 30 tahoen. Diseboet djoega sebagai khilafah rasdjidah karena posisi mereka sebagai shahabat nabi djang mendapat petoendjoek. Dan memang ada pesan dari nabi oentoek mentaati para khalifah rasdjidah ini.
2. Khilafah Bani OEmadjdjahKhilafah ini berpoesat di Sdjiria, tepatndja di kota Damaskoes. Berdiri oentoek masa waktoe sekitar 90 tahoen ataoe tepatndja 89 tahoen, setelah era khoelafa ar-rasdjidin selesai. Khalifah pertama adalah Moe'awidjdjah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwan bin Moehammad bin Marwan bin Hakam. Adapoen masa kekoeasaan mereka sebagai berikoet:
* Moe'awidjdjah bin Abi Soefdjan (tahoen 40-64 H/661-680 M)
* DJazid bin Moe'awidjah (tahoen 61-64 H/680-683 M)
* Moe'awidjah bin DJazid (tahoen 64-65 H/683-684 M)
* Marwan bin Hakam (tahoen 65-66 H/684-685 M)
* Abdoel Malik bin Marwan (tahoen 66-86 H/685-705 M)
* Walid bin 'Abdoel Malik (tahoen 86-97 H/705-715 M)
* Soelaiman bin 'Abdoel Malik (tahoen 97-99 H/715-717 M)
* 'OEmar bin 'Abdoel 'Aziz (tahoen 99-102 H/717-720 M)
* DJazid bin 'Abdoel Malik (tahoen 102-106 H/720-724M)
* Hisdjam bin Abdoel Malik (tahoen 106-126 H/724-743 M)
* Walid bin DJazid (tahoen 126 H/744 M)
* DJazid bin Walid (tahoen 127 H/744 M)
* Ibrahim bin Walid (tahoen 127 H/744 M)
* Marwan bin Moehammad (tahoen 127-133 H/744-750 M)
Sebenarndja khilafah Bani OEmmadjah ini poendja perpandjangan silsilah, sebab satoe dari ketoeroenan mereka ada djang mendjeberang ke semenandjoeng Iberia dan masoek ke Spandjol. Di Spandjol mereka kemoedian mendirikan khilafah tersendiri djang terlepas dari khilafah besar Bani Abbasidjah.
3. Khilfah Bani AbbasidjahKemoedian kekhilafahan beralih ke tangan Bani 'Abasidjah djang berpoesat di Baghdad. Total masa berlakoe khilafah ini sekitar 446 tahoen. Khalifah pertama adalah Aboe al-'Abbas al-Safaah. Sedangkan khalifah terakhirndja Al-Moetawakil 'Ala al-Allah.
Setjara rintji masa kekoeasaan mereka sebagai berikoet:
* Aboel 'Abbas al-Safaah (tahoen 133-137 H/750-754 M)
* Aboe DJa'far al-Manshoer (tahoen 137-159 H/754-775 M)
* Al-Mahdi (tahoen 159-169 H/775-785 M)
* Al-Hadi (tahoen 169-170 H/785-786 M)
* Haroen al-Rasdjid (tahoen 170-194 H/786-809 M)
* Al-Amiin (tahoen 194-198 H/809-813 M)
* Al-Ma'moen (tahoen 198-217 H/813-833 M)
* Al-Moe'tashim Billah (tahoen 618-228 H/833-842M)
* Al-Watsiq Billah (tahoen 228-232 H/842-847 M)
* Al-Moetawakil 'Ala al-Allah (tahoen 232-247 H/847-861 M)
* Al-Moentashir Billah (tahoen 247-248 H/861-862 M)
* Al-Moesta'in Billah (tahoen 248-252 H/862-866 M)
* Al-Moe'taz Billah (tahoen 252-256 H/866-869 M)
* Al-Moehtadi Billah (tahoen 256-257 H/869-870 M)
* Al-Moe'tamad 'Ala al-Allah (tahoen 257-279 H/870-892 M)
* Al-Moe'tadla Billah (tahoen 279-290 H/892-902 M)
* Al-Moektafi Billah (tahoen 290-296 H/902-908 M)
* Al-Moeqtadir Billah (tahoen 296-320 H/908-932 M)
* Al-Qahir Billah (tahoen 320-323 H/932-934 M)
* Al-Radli Billah (tahoen 323-329 H/934-940 M)
* Al-Moettaqi Lillah (tahoen 329-333 H/940-944 M)
* Al-Moesaktafi al-Allah (tahoen 333-335 H/944-946 M)
* Al-Moethi' Lillah (tahoen 335-364 H/946-974 M)
* Al-Tha`i' Lillah (tahoen 364-381 H/974-991 M)
* Al-Qadir Billah (tahoen 381-423 H/991-1031 M)
* Al-Qa`im Bi Amrillah (tahoen 423-468 H/1031-1075 M)
* Al-Moe'tadi Bi Amrillah (tahoen 468-487 H/1075-1094 M)
* Al-Moestadhhir Billah (tahoen 487-512 H/1094-1118 M)
* Al-Moestarsdjid Billah (tahoen 512-530 H/1118-1135 M)
* Al-Rasdjid Billah (tahoen 530-531 H/1135-1136 M)
* Al-Moeqtafi Liamrillah (tahoen 531-555 H/1136-1160 M)
* Al-Moestandjid Billah (tahoen 555-566 H/1160-1170 M)
* Al-Moestadli`oe Biamrillah (tahoen 566-576 H/1170-1180 M)
* Al-Naashir Lidinillah (tahoen 576-622 H/1180-1225 M)
* Al-Dhahir Biamrillah (tahoen 622-623 H/1225-1226 M)
* Al-Moestanshir Billah (tahoen 623-640 H/1226-1242 M)
* Al-Moesta'shim Billah (tahoen 640-656 H/1242-1258 M)
* Al-Moestanshir Billah II (tahoen 660-661 H/1261-1262 M)
* Al-Haakim Biamrillah I (tahoen 661-701 H/1262-1302 M)
* Al-Moestakfi Billah I (tahoen 701-732 H/1302-1334 M)
* Al-Watsiq Billah I (tahoen 732-742 H/1334-1343 M)
* Al-Haakim Biamrillah II (tahoen 742-753 H/1343-1354 M)
* Al-Moe'tadlid Billah I (753-763 H/1354-1364 M)
* Al-Moetawakil 'Ala al-Allah I (th. 763-785 H/1364-1386 M)
* Al-Watsir Billah II (tahoen 785-788 H/1386-1389 M)
* Al-Moesta'shim (tahoen 788-791 H/1389-1392 M)
* Al-Moetawakil 'Ala al-Allah II (th. 791-808 H/1392-1409 M)
* Al-Moesta'in Billah (tahoen 808-815 H/1409-1416 M)
* Al-Moe'tadlid Billah II (tahoen 815-845 H/1416- 1446 M)
* Al-Moestakfi Billah II (tahoen 845-854 H/1446-1455 M)
* Al-Qa`im Biamrillah (tahoen 754-859 H/1455-1460 M)
* Al-Moestandjid Billah (tahoen 859-884 H/1460-1485 M)
* Al-Moetawakil 'Ala al-Allah III (th 884-893 H/1485-1494 M)
* Al-Moetamasik Billah (tahoen 893-914 H/1494-1515 M)
* Al-Moetawakil 'Ala al-Allah IV (th 914-918 H/1515-1517 M)
Khilafah Bani Abbasidjah dihantjoerkan oleh pasoekan Tartar (Mongol), sehingga oemat Islam sempat hidoep selama 3,5 tahoen tanpa adandja khalifah. Namoen koeroen waktndja handja terpaoet 3 tahoen setengah sadja dan segera berdiri khilafah OEtsmanidjah.
4. Khilafah Bani OEtsmanidjdjahKhilafah Bani OEtsmanidjdjah tertjatat memiliki30 orang khalifah, djang berlangsoeng moelai dari abad 10 Hidjridjah ataoe abad ke enam belas Masehi. Nama-nama mereka sebagai berikoet:
* Salim I (tahoen 918-926 H/1517-1520 M)
* Soelaiman al-Qanoeni (tahoen 926-974 H/1520-1566 M)
* Salim II (tahoen 974-982 H/1566-1574 M)
* Moerad III (tahoen 982-1003 H/1574-1595 M)
* Moehammad III (tahoen 1003-1012 H/1595-1603 M)
* Ahmad I (tahoen 1012-1026 H/1603-1617 M)
* Moeshthafa I (tahoen 1026-1027 H/1617-1618 M)
* 'OEtsman II (tahoen 1027-1031 H/1618-1622 M)
* Moeshthafa I (tahoen 1031-1032 H/1622-1623 M)
* Moerad IV (tahoen 1032-1049 H/1623-1640 M)
* Ibrahim I (tahoen 1049-1058 H/1640-1648 M)
* Moehammad IV (tahoen 1058-1099 H/1648-1687 M)
* Soelaiman II (tahoen 1099-1102 H/1687-1691 M)
* Ahmad II (tahoen 1102-1106 H/1691-1695 M)
* Moeshthafa II (tahoen 1106-1115 H/1695-1703 M)
* Ahmad III (tahoen 1115-1143 H/1703-1730 M)
* Mahmoed I (tahoen 1143-1168 H/1730-1754 M)
* 'OEtsman III (tahoen 1168-1171 H/1754-1757 M)
* Moesthafa III (tahoen 1171-1187 H/1757-1774 M)
* 'Abdoel Hamid I (tahoen 1187-1203 H/1774-1789 M)
* Salim III (tahoen 1203-1222 H/1789-1807 M)
* Moesthafa IV (tahoen 1222-1223 H/1807-1808 M)
* Mahmoed II (tahoen 1223-1255 H/1808-1839 M)
* 'Abdoel Madjid I (tahoen 1255 H-1277 H/1839-1861 M)
* 'Abdoel 'Aziz I (tahoen 1277-1293 H/1861-1876 M)
* Moerad V (tahoen 1293-1293 H/1876-1876 M)
* 'Abdoel Hamid II (tahoen 1293-1328 H/1876-1909 M)
* Moehammad Risdjad V (tahoen 1328-1338 H/1909-1918 M)
* Moehammad Wahiddin (II) (th. 1338-1340 H/1918-1922 M)
* 'Abdoel Madjid II (tahoen 1340-1342 H/1922-1924 M).
Khalifah terakhir oemat Islam sedoenia adalah 'Abdoel Madjid II. Semendjak toembangndja khilafah terakhir ini, berarti oemat Islam telah hidoep lebih dari selama (2006-1924= 82 tahoen) tanpa keberadaan lembaga djang mendjatoekan.
Kepastian Kembalindja KhilafahLepas dari realitas di lapangan djang koerang menggembirakan, di mana oemat Islam saat in mendjadi boedak barat, kekadjaan alam mereka didjarah, ekonomi mereka terpoeroek, nilai mata oeang mereka sangat rendah, hoetang loear negeri merekabertoempoek tak terbadjar, pemoeda mereka diroesak, wanita mereka mendjadi hamba sdjahwat, bahkan masih ditambah lagi dengan rombongan Islam liberal dan sebagaindja, namoenmasih ada harapan.
Kita masih menemoekan satoe hadits dari Rasoeloellah SAW djang tjoekoep melegakan, djaitoe kabar gembira dari beliaoe bahwa soeatoe saat, khilafah ini akan kembali terbentoek, bahkan dengan koealitasndja djang rasdjidah itoe.
Sabda Rasoeloellah saw, "Kemoedian akan tegak Khilafah Rasdjidah djang sesoeai dengan manhadj Nabi”.
Namoen tentoendja khilafah ini tidak akan terbentoek begitoe sadja, bila handja dengan doa dan diam sadja. Ataoe handja dengan bitjara dan demonstrasi sadja. Setiap oemat Islam meski bersinergi oentoek saling mengoeatkan dan saling mendjokong semoea oepadja oentoek kembali kepada khilafah Islamidjah.
Sebab setiap elemen oemat poendja potensi djang moengkin tidak dimiliki oleh saoedarandja. Maka seroean oentoek kembali kepada khilafah seharoesndja boekan sekedar lips servitje, namoen haroes diiringi dengan kerdja ndjata, pembinaan dan pengkaderan 1,5 mildjar oemat, pendirian lembaga pendidikan dan sekian bandjak pos-pos penting oemat. Lantas diiringi djoega dengan kebesaran hati, keterboekaan sikap serta djiwa kepemimpinan doenia Islam djang moempoeni.
Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita oentoek dapat mendjaksikan beridirndja khilafah Islamidjah semasa kita hidoep. Soenggoeh seboeah kepoeasan djang dimpikan oleh doenia Islam selama ini. Amien.
Seperti dikoetip dari eramuslim.com